SELAMAT DATANG DI BLOG HILGAN FALIMY CENTRE "HFCENTRE"
PPC Iklan Blogger Indonesia
Tampilkan postingan dengan label (OS) Operating System. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label (OS) Operating System. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 Oktober 2013

Manfaat Mempartisi Harddisk

Bagi teman-teman yang masih pemula mungkin bertanya-tanya mengeanai partisi hardisk serta kegunaanya. Partition/ partisi, dalam sistem berkas dan manajemen media penyimpanan adalah bagian dari media penyimpanan/ memori yang secara logis terpisah yang berfungsi seolah-olah bagian tersebut terpisah secara fisik. Memori/ Media penyimpanan yang bisa dipartisi yaitu memori fisik maupun maya oleh manajemen memori sistem operasi, hardisk, Mo Disk, dan beberapa flash memory. Pada saat ini istilah partisi sering kita dengar pada bagian dari hardisk.
Pada setiap sistem berkas/ sistem operasi mempunyai istilah tersendiri untuk menyebut partisi. Contohnya, MS-DOS istilah yang digunakan yaitu partition, pada keluarga Windows NT istilah yang digunakan volume. Kenapa demikian? Itu karena Windows NT mempunyai kemampuan untuk membentuk suatu volume yang terdiri daribeberapa bagian partisi terpisah

Berikut ini adalah beberapa Manfaat mempartisi Hardisk:
1. Apabila ukuran hardisk terlalu besar, makan lebih baik apabila membuat partisi/ membagi hardisk menjadi beberapa drive/ bagian. Ini bertujuan supaya lebih memdudahkan windows untuk mengindex file di drive komputer. Intinya sama apabila pada suatu gudang tempat menyimpan barang yang sangat besar akan lebih mudah kita mencari barang dalam gudang tersebut apabila kita membuat sekat-sekat di gudang tersebut (membagi menjadi beberapa bagian).  Hardisk juga demikian jika dibagi-bagi, akan mempermudah kan kita untuk mencari suatu file. Misal dibagi menjadi 3 bagian/ partisi, partisi C: kita isi dengan file sistem dan aplikasi, partisi D kita isi dengan dokumen, partisi E kita isi dengan file-file seperti music, video dll. Itu akan lebih mempermudahkan kita dalam mencari file
2. Apabila partisi/drive C terjangkit virus (contohnya drive C berisi windows),  maka drive yang lainnya tetap aman dan tidak terjangkit virus apabila kita ingin memformat drive C.
3. Dapat menginstall lebih dari satu sistem operasi di dalam hardisk anda tanpa kwatir terjadinya tumpang tindih file, contohnya: drive C berisi Windows 7, drive D berisi Linux, drive E berisi dokumen.  Sehingga dengan meamanfaatkan sebuah hardisk kita akan lebih mudah untuk mempelajari berbagai sistem operasi.

Ukuran/space volume dalam pembagian partisi sesuai kebutuhan:
Terdapat beberapa hal yang sering dilakukan dalam proses partisi, yaitu
- (Delete Volume) menghapus partisi hardisk 
- (Shrink Volume) memperkecil ukuran partisi hardisk
-  (Extend Volume) memperbesar ukuran partisi hardisk
-  (New Volume) membuat partisi baru dengan format hardisk

Catatan:
Dalam mempartisi hardisk harus berhati-hati supaya data anda yang penting tidak terhapus, dan hardisk tetap normal. Yang harus anda lakukan yaitu backupdata (copy data) ke hardisk lain/ hardisk external/ ke kepingan CD juga bisa/ flasdisk. Ini untuk jaga-jaga apabila anda mengalami kegagalan dalam partisi anda masih punya file backup-annya. Kegagalan kemungkinan terjadi bisa disebabkan listrik padam, kondisi fisik hardisk,
Slahkan ikuti langkah berikut jika anda ingin mencoba untuk membuat partisi hardisk anda

Dibawah ini adalah cara membuat partisi hardisk di windows 7:

1. Pada start windows 7 terdapat kotak Search, disitu ketik computer management lalu takan enter
Cara membuat partisi hardisk di windows 7

2. Selanjutnya Plih Disk management
Setalh itu Pilih sebuah drive/ partisi yang akan di resize
Apabila pada komputer anda hanya terdapat drive C saja (belum dipartisi) maka klik drive C, lalu klik kanan
Cara membuat partisi hardisk di windows 7

3. Pada contoh praktek ini saya mencoba membagi Drive C (WIN 7) menjadi 2 partisi
Pada drive C Klik kanan kemudian pilih shrink Volume
Cara membuat partisi hardisk di windows 7

4. Tunggulah beberapa waktu hingga proses query selesai
Cara membuat partisi hardisk di windows 7

5. Selanjutnya maka Akan muncul kotak dialog seperti pada gambar dibawah.
Pada kotak isian " Enter the amount of space to shrink in MB" Isikan nilai sesuai dengan ruang hardisk, ini dapat kita isikan nilai sama atau lebih kecil dari hasil query.
Cara membuat partisi hardisk di windows 7

6. Pada paraktek ini saya isikan nilai space sekitar 5000 MB ( 5 GB)
Setelah itu Klik tombol Shrink
Cara membuat partisi hardisk di windows 7

7. Sekarang telah berhasil mengubah dan mengubah ukuran drive C (WIN 7) menjadi lebih kecil yaitu menjadi 34,35 GB, dan mempunyai sebuah ruang kosong yang dapat dibuat menjadi partisi baru.
Cara membuat partisi hardisk di windows 7

Sampai pada langkah ini anda telah berhasil membuat ruang kosong (free space). Ruang kosong tersebut belum dapat dibaca oleh windows explorer.
8. Selanjutnya Klik kanan pada free spaces kemudian anda Pilih New Simple Volume
Cara membuat partisi hardisk di windows 7

9. Kemudian Klik Next
Cara membuat partisi hardisk di windows 7

10. Jangan di ubah biarkan saja nilai volumenya default
Langsung saja Klik Next
Catatan:
(Apabila pada free space anda ingin membuat lebih dari 1 partisi maka anda dapat mengecilkan nilai, simple volume size in MB (supaya masih ada free space yang tesisa, ini dapat dijadikan partisi baru)
Cara membuat partisi hardisk di windows 7

11. Selanjutnya Klik Next

Cara membuat partisi hardisk di windows 7
12. Pada Volume label Anda dapat mengisinya/member nama, dapat juga dibaiarkan default (dapat diganti di windows exploler)
Cara membuat partisi hardisk di windows 7

13. Pada contoh dibawah ini mengubah menjadi zandi

14. Setelah itu Klik Finish

15. Sekarang talah berhasil membuat partisi baru dengan label zandi
Cara membuat partisi hardisk di windows 7

16. Pada windows exploler Jika dibuka maka akan muncul partisi baru dengan label Zandi
Cara membuat partisi hardisk di windows 7

Demikian Cara Membuat partisi Hardisk di windows 7 semoga penjelasan di atas dapat bermanfaat buat terman-taman semua.

Minggu, 06 Oktober 2013

Kelebihan dan Kekurangan Windows

Windows merupakan sistem operasi yang paling sering kita jumpai pada saat ini karena kebanyakan orang lebih nyaman menggunakan sistem operasi windows dibandingkan dengan menggunakan sistem operasi lainnya. Windows sendiri mengalami perkembangan yang sangat pesat, berikut adalah beberapa sistem operasi windows yang sering kita jumpai adalah
windows XP, Sistem operasi ini sangat baik dan kompatibel dengan banyak aplikasi juga dukungan dari vendor-vendor yang lebih baik. Windows XP juga tdak memakan banyak memori saat instalasi sehingga sistem operasi sangat ringan untuk dijalankan.
Windows Vista, Sistem operasi ini juga hampir sama dengan windows XP tetapi mempunyai tapilan grafis yang lebih baik
Windows 7, merupakan pengembangan dari sitem operasi sebelumnya yang didukung oleh driver-driver sehingga lebih mudah untuk instalasinya.
Windows 8, merupakan sistem operasi keluaran terbaru dari windows dengan menyuguhkan antarmuka yang sangat cantik dan lebih baik.
Dari sekian banyak sistem operasi buatan microsoft tersebut banyak kelebihan dan kelemahannya, berikut adalah kelebihan sistem operasi windows:

  1. GUI yang familiar sehingga pengguna lebih nyaman berada didepan layar monitor
  2. dukungan perangkat dari driver yang lebih baik
  3. Banyak aplikasi kantor yang kompatibel dengan windows
  4. Mudah untuk digunakan, karena para pengguna sudah terbiasa dengan tampilan windows
Kelemahan Sistem operasi Windows:
  1. Sistem operasi ini berbayar
  2. Instalasi yang lebih sulit dibandingkan sistem operasi linux
  3. Rentan terhadap serangan virus.

Kelebihan dan Kekurangan Linux

linux
Linux merupakan sistem operasi yang jarang dipakai di Indonesia, karena kebanyakan orang Indonesia lebih suka menggunakan sistem operasi windows. Sebenarnya linux tak sesulit yang diperkirakan karena kita hanya perlu sedikit belajar dan membiasakan untuk menggunakan Linux. Linux mempunyai kelebihan dan kelemahan dibanding sistem operasi windows, diantaranya:
 
Kelebihan Linux:
  • Linux lebih aman dari serangan virus komputer
  • Open Source, yaitu anda bisa mengedit, mengcopy maupun mendistribusikan sesuai dengan kebutuhan kita.
  • Free Software, tidak seperti windows , sistem operasi ini gratis sehingga kita tidak perlu mengeluarkan uang untuk membeli licensinya.
  • Kemudahan untuk melakukan upgrade
  • Experience live, CD instalasi sistem operasi linux berisi sistem operasi linux yang bisa dijalankan tanpa harus diinstal terlebih dahulu, jadi kita bisa belajar atau menggunakan linux tanpa harus menginstal secara permanen pada komputer. kita bisa menggunakan dengan menjalankan live CD.
Kekurangan Linux:
  • Para pengguna banyak yang belum terbiasa menggunakan linux, sehingga harus belajar terlebih dahulu.
  • Dukungan vendor pada hardware tak sebaik pada windows
  • Dukungan Aplikasi pada linux tak sebaik pada windows
  • Proses instalasi lebih rumit dibandingkan dengan windows

Perbedan Linux dan windows


Computer dewasa ini seakan tak bisa lepas dari kehidupan kita. Sekarang ini, segala macam keperluan menggunakan sistem computer. Nah, tahukah Anda mengenai sistem yang mengoperasikan computer?

Ada beberapa macam Operating system (OS), dua sistem yang terkenal adalah, yaitu sistem linux dan windows. Secara tampilan, keduanya memang hampir sama. Namun, sebenarnya ada beberapa perbedaan mendasar yang dimiliki linux dan windows. Apa sajakah itu?



Penggunaan

Linux kurang popular di Indonesia dibanding windows. Entah karena alasan apa, para pelajar sudah diajari cara penggunaan windows sejak kecil dan hal ini terjadi secara turun temurun. Sedikit sekali sekolah yang juga mengajarkan sistem linux. Karena sudah familiar dengan windows, maka banyak orang merasa bahwa windows lebih mudah difungsikan daripada linux. Padahal hal ini bergantung pada kebiasaan saja.

Dalam beberapa hal memang linux dinilai sedikit lebih rumit. Namun, bukan berarti tidak mungkin dikuasai. Bila mau belajar, orang pasti mampu mengoperasikannya. Sayang, karena kebanyakan computer menggunakan windows, maka pengguna linux akan kesulitan bila perangkatnya tidak lengkap.

Tampilan

Tampilan windows bisa dibilang lebih keren daripada linux. Mungkin karena bersifat komersial sehingga membuat windows lebih variatif dan bisa diganti-ganti sesuai keinginan. Disisi lain, linux tampak lebih monoton secara penampilan.

Harga

Tentu saja harga linux jauh lebih murah. Anda hana perlu membayar biaya internet untuk mendownload aplikasi linux tanpa harus membayar biaya lainnya. Alias, sistem linux adalah gratis. Linux memang dibuat sekelompok orang dan boleh dimodifikasi oleh siapapun. Bahkan, linux selalu menawarkan untuk memperluas penggunanya.

Di lain pihak, windows adalah sistem dengan harga mahal. Bahkan tidak sedikit aplikasi windows harus dibeli. karena harganya yang mahal maka banyak orang membajaknya. Namun sangat disarankan apabila anda memutuskan untuk menggunakan OS Windows gunakanlah yang asli selain menghargai jerih payah karya pembuatnya windows asli juga disertai dengan update berkala yang meningkatkan fungsionalitas dan keamanannya

Virus

Linux jauh lebih tahan terhadap serangan virus. Bukannya tidak bisa diserang sama sekali, namun virus memang tidak dapat berkembang pada sistem ini. Selain itu, kerumitan sistem juga menyebabkan linux susah ditembus. Pada kebanyakan distro linux dperlukan password jika akan terjadi perubahan pada sistem sehingga pengguna linux bisa mengetahui jika ada aplikasi/virus yang ingin merubah sistem.

Nah, kalau bicara masalah virus memang windows adalah gudangnya. Computer dengan sistem windows rentan sekali dengan serangan virus. Tentunya Anda bisa melindungi dengan antivirus yang didapat secara gratis dari internet maupun membelinya. Antivirus gratis tentu tidak seampuh antivirus berbayar. Ada banyak antivirus yang bisa Anda dapatkan untuk melindungi computer Anda seperti avast, antivir, karpeksky, AVG dan sebagainya. Bisa dikatakan pengguna windows wajib hukumnya memiliki antivirus karena sistem ini sangat rentan tekena virus baik dari internet, jaringan, aplikasi maupun dari media penyimpan seperti flashdisk, CD maupun hardisk eksternal.

Kelengkapan Program

Sekali Anda menginstal linux akan mendapatkan berbagai macam program untuk internet, multimedia, dan lain-lain. Berbeda dengan windows yang minim program saat diinstal. Bila menggunakan windows, Anda perlu tambahan waktu untuk menginstal program-program lain sebagai pelengkap.

Kehandalan

Linux relatif lebih handal dan stabil daripada windows itu sebabnya linux banyak dipakai sebagai server. Berbeda dengan windows yang perlu di restart secara berkala, kebanyakan distro linux dapat menyala terus menerus, tidak perlu di restart berbulan-bulan bahkan selama bertahun-tahun.

Dukungan Hardware

Windows sebagai operating system yang paling banyak digunakan tentu didukung oleh kebanyakan produsen hardware sedangkan linux karena penggunanya masih sedikit maka beberapa produsen hardware masih kurang mendukung OS ini meskipun kebanyakan hardware sudah bisa digunakan di linux.

Minggu, 29 September 2013

Cara Setting Booting Bios Ke FlashDisk

Pada pembahasan install windows tanpa CD dan Cara simpel Install windows 7 menggunakan flashdisk, secara detail saya belum menjelaskan langkah-langkah setting BIOS agar komputer booting melalui flashdisk. Padahal jika ini tidak kita lakukan flashdisk yang sudah kita siapkan sebelumnya menjadi tidak berarti apa apa karena sistem komputer tidak akan memanggil flashdisk kita pada saat booting. 

Boot setting ini berada pada BIOS, jadi kita harus masuk ke sistem BIOS terlebih dahulu untuk mangatur urutan bootingnya. Bagi yang yang belum tahu apa itu BIOS, bisa baca keterangannya disini

Ketika usb drive atau flashdisk sudah siap digunakan untuk melakukan instalasi sistem operasi ke dalam komputer, maka langkah selanjutnya yang harus kita lakukan adalah mengarahkan sistem komputer untuk booting pertama ke flashdisk.


Bagaimana mengaturnya?

Cara settingnya sangat simple, berikut saya sajikan langkah langkah setting secara umum. Harap diingat, tiap komputer berbeda beda tergantung merk BIOS yang digunakan dalam chip motherboardnya.

Langkah pertama : Tancapkan flashdisk yang sudah berisi sistem operasi pada port USB yang tersedia.

Langkah kedua : Reboot/restart komputer anda. Saat layar monitor berwarna hitam tekan tombol 'F2' atau 'Delete' atau "F10" tiap komputer berbeda beda, sesuaikan dengan komputer anda. Sekarang kita masuk ke dalam sistem BIOS.

Langkah ketiga: Cari menu yang berhubungan dengan kata boot / booting. lihat contoh gambar di bawah

Langkah keempat : Dari gambar di atas kita sudah menemukan menu untuk settingnya yaitu "Boot Device Priority". Gunakan tombol panah kanan atau kiri dan tombol enter untuk mengaturnya.

Langkah kelima : Setelah pengaturan boot selesai dan anda sudah memastikan untuk boot pertama ke usb flash drive, selanjutnya tekan tombol F10 untuk menyimpan pengaturan dan merestart komputer.

Cara Install Linux Ubuntu Server 12.04

Pada dasarnya instalasi Ubuntu Server dengan versi desktop sama mudahnya. Hanya saja pada versi server kita menggunakan antarmuka berbasis teks, tidak seperti versi desktop yang menggunakan GUI. Sehingga mungkin agak terlihat menyeramkan untuk pengguna Linux pemula. Instalasi server juga perlu mempertimbangkan layanan-layanan apa saja yang nantinya diaktifkan di server tersebut. Selain itu instalasi server juga tidak disarankan menggunakan satu partisi untuk semua file system.
Tutorial Ngoprek kali ini akan membahas cara mudah instalasi Ubuntu Server 12.04 LTS. Instalasi tidak dilakukan di atas server fisik melainkan menggunakan virtual machine di atas Virtualbox. Untuk itu siapkan terlebih dahulu sebuah virtual machine baru. Atur juga virtual machine ini untuk boot menggunakan CD instalasi Ubuntu Server 12.04. Setelah itu, ikuti langkah-langkah berikut ini.
Di awal proses boot menggunakan CD instalasi, pilih bahasa yang akan digunakan.
Kemudian pilih Install Ubuntu Server di tampilan menu GRUB.
Selanjutnya pilih bahasa yang akan digunakan di sistem yang akan di-install.
Untuk pilihan negara, Indonesia tidak terdapat di daftar paling depan sehingga kita harus memilih other.
Lanjutkan dengan memilih benua Asia.
Setelah itu barulah kita dapat memilih Indonesia.
Untuk pengaturan locales (mata uang, waktu, dkk) kita menggunakan pilihan United States.
Pada pengaturan keyboard kita akan memilih sendiri jenis layout dari daftar yang ada. Jawab No pada pertanyaan ini.
Pilih English (US) untuk Country of origin for the keyboard.
Pilih English (US) juga untuk Keyboard Layout.
Proses memuat komponen-komponen lain akan berlangsung beberapa saat, tunggu hingga selesai.
Installer Ubuntu akan berusaha untuk melakukan konfigurasi jaringan dengan mencari keberadaan DHCP server. Jika tidak menemukan layanan ini akan ada pesan gagal, tidak perlu khawatir pilih saja Continue.
Kita juga dapat mengatur jaringan secara manual, namun untuk mempersingkat waktu kita akan melewatkannya. Pilih Do not configure network at this time.
Tentukan nama host untuk server yang akan di-install Ubuntu Server 12.04 LTS.
Masukkan nama lengkap dari user yang akan menggunakan server ini.
Lalu masukkan juga user name-nya.
Selanjutnya tentukan password untuk user di atas. Password yang baik setidaknya terdiri dari 8 karakter yang disusun oleh alfabet, angka, dan tanda baca.
Verifikasi password ini dengan memasukkan kembali kata laluan yang sama persis.
Ubuntu mempunyai fitur untuk mengenkripsi direktori home milik user, namun sebelum kita menggunakannya. Pilih No untuk pertanyaan Encypt your home directory?
Pada pengaturan zona waktu, pilih salah satu sesuai dengan letak geografis server. Indonesia terdapat tiga pilihan, Jakarta untuk WIB, Pontianak dan Makassar untuk WITA, dan Jayapura untuk WIT.
Partisi sebaiknya dilakukan secara manual. Namun dalam tutorial ini kita akan memilih secara otomatis menggunakan pilihan Guided - use entire disk.
Pilih hard disk yang akan digunakan untuk instalasi.
Konfirmasi pembuatan partisi pada hard disk yang kita pilih tadi dengan memilih Yes.
Instalasi sistem dasar akan berlangsung beberapa saat.
Pilih cara untuk melakukan update pada Ubuntu Server ini. Jika tidak terhubung ke Internet, sebaiknya pilih No automatic update. Nantinya kita dapat melakukan update secara manual.
Tentukan perangkat-perangkat lunak apa saja yang akan dipasang secara otomatis selama proses instalasi. Untuk mempersingkat waktu, usahakan untuk memilih beberapa saja. Nantinya kita dapat melakukan instalasi setelah sistem selesai dipasang.
Instalasi perangkat lunak akan berlangsung beberapa saat. Tunggulah hingga selesai.
Pilih Yes untuk memasang boot loader GRUB di MBR (Master Boot Record).
Instalasi sudah selesai, pilih Continue untuk reboot sistem dan masuk ke Ubuntu Server hasil instalasi.
Masuklah menggunakan user yang kita buat tadi.
Server baru kita siap digunakan. Walaupun proses instalasi Ubuntu Server 12.04 LTS dalam tutorial ini tampak sangat panjang, sebenarnya waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan seluruh proses ini lebih cepat dari yang kita bayangkan.
PPC Iklan Blogger Indonesia
SILAHKAN KUNJUNGI IKLAN DIATAS INI