SELAMAT DATANG DI BLOG HILGAN FALIMY CENTRE "HFCENTRE"
PPC Iklan Blogger Indonesia
Tampilkan postingan dengan label Photoshop. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Photoshop. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 Oktober 2013

Plugin Untuk Photoshop

Secara tradisional plugin adalah teman seorang fotografer amatir terbaik yang digunakan untuk
mengambil foto, bersemangat Photoshop, dan menerapkan beberapa preset filter untuk memiliki citra realistis profesional. Fotografer terampil telah diakui untuk membawa plugin ke dalam bermain sebagai dasar dan setelah itu mengubah dan mencakup efek untuk menyelesaikan sendiri ada sentuhan mahir khusus.
Plugin pada dasarnya alat penting yang tidak mendapatkan perhatian yang layak. Komunitas Photoshop adalah sesak-penuh dengan beberapa sumber informasi gratis, tutorial, instruksi dan teknik, file PSD. Dan bahkan Tindakan.
Dalam posting beberapa plugin Photoshop gratis dan filter, Anda akan menemukan plugin segelintir yang (lebih kurang) sama tuanya dengan waktu itu sendiri tetapi mereka akan berjalan lancar pada semua versi Photoshop dan efek yang mereka ciptakan hanya sebagai berharga sekarang sebagai mereka kemudian.

VirtualPhotographer
virtualPhotographer memungkinkan Anda langsung menerapkan kualitas tinggi, gaya fotografi profesional untuk gambar digital Anda dengan hanya satu klik. Sesuaikan gandum film, warna, B / W, fokus lembut, kontras tinggi dan efek lain untuk mencapai tampak profesional gambar yang sama yang digunakan untuk mengambil jam mengedit foto. Dapatkan hasil yang besar dalam hitungan detik.

BleachBypass
BleachBypass Profesional adalah lanjutan Photoshop yang kompatibel dengan plug-in dirancang untuk mensimulasikan digital film "bleach bypass" tradisional teknik.

Minggu, 13 Oktober 2013

Cara Membuat Efek Face Typograph

Mengedit foto ke dalam sebuah typograph pernah menjadi trend beberapa tahun lalu. Face Typhograp sendiri merupakan upaya untuk merubah wajah ke dalam bentuk rangkaian teks atau huruf. Metode edit foto ini pun berkembang dari masa ke masa.
Kali ini kita akan menggunakan cara edit yang merupakan metode awal atau metode paling dasar dalam gaya edit foto Face Typograph ini.
Dalam tutorial ini kami menggunakan foto yang telah di ganti background aslinya dengan warna hitam. Tentunya kita juga dapat menggunakan foto potrait lainnya selama masih cukup ada detil dari wajah yang akan kita rubah ke dalam bentuk teks.

Cara Mengedit Kontras dan Warna Foto dengan Photoshop Curves

Apa itu Photoshop Curves? Apa saja fungsinya? Apa kelebihannya dibanding perintah Photoshop lain? Bagaimana cara mengedit foto dengan Curves? Berbagai pertanyaan di atas merupakan dasar dari tutorial kita kali ini. Kita akan bersama mempelajari Photoshop Curves dan bagaimana menerapkannya saat kita mengedit foto atau gambar.
Banyak istilah dalam tutorial ini yang telah dijelaskan pada artikel-artikel sebelumnya. Jadi, agar lebih memahaminya kami sarankan untuk membaca beberapa artikel terdahulu.
Catatan! Panduan dalam tutorial ini menggunakan versi Photoshop CS3. Namun secara umum teknik yang dipelajari di sini masih relevan dengan Photoshop versi lainnya.

Fungsi Photoshop Curves

Perintah Curves dapat dikatakan memiliki fungsi yang sama dengan Levels. Namun, Curves memberikan kontrol jauh lebih baik dalam mengatur tingkat terang dan kontras foto atau gambar. Perbedaannya, jika pada Levels, grafik tingkat terang ditampilkan dalam Histogram, Curves menggambarkan tingkat terang berupa titik-titik atau point yang dapat langsung kita edit.

Ada beberapa cara untuk membuka jendela Curves, melalui menu Image » Adjustment » Curves langsung menggunakan shortcut Ctrl + M. Namun kami lebih sering menggunakan menu Layer » New Adjustment Layer » Curves (dapat juga diakses dari icon New Adjustment Layer pada Layer Palette).
Alasan kami memilih menggunakan Adjustment Layer adalah perubahan yang dilakukan tidak langsung diterapkan pada foto atau gambar kita, melainkan pada layer terpisah. Sehingga sangat mudah bagi kita untuk mengedit atau membatalkan edit kita.

Step by Step Mengatur Warna dan Kontras Foto Menggunakan Curves

Sebelum mengedit foto pada Channel Komposit (RGB), sebaiknya kita memperhatikan dahulu bagaimana distribusi tingkat terang pada setiap Channel warna. Klik pada Channel dropdown menu untuk memilih Channel.

1. Pilih Channel Red

Di sini terlihat distribusi tingkat terang cukup merata. Shadow (histogram sebelah kiri) agak sedikit terpotong namun tidak terlalu berpengaruh jadi tak perlu di edit.


2. Pindah ke Channel Green

Terlihat distribusi Highlight agak terpotong (lihat histogram sebelah kanan). Tarik titik Highlight hingga akhir histogram untuk memperbaikinya. Perhatikan nilai Input dari titik edit yang berubah ke 204.

Catatan! Di sini Foto akan terlihat kehijauan, dan ini memang normal. Karena, seperti halnya Levels, Curves adalah editor non-linier, jadi jika ada satu warna yang bermasalah, kita dapat mengeditnya dari channel warna lainnya.

3. Pindah ke Channel Blue

Disini distribusi Highlight juga terpotong. Tarik titik Highlight hingga akhir kurva agar distribusinya merata. Nilai input dari titik edit berubah menjadi 199 sesuai dengan nilai akhir kurva.


4. Kembali ke Channel Red

Karena kita telah merubah tingkat terang di kedua Channel sebelumnya, kita juga harus mengkompensasi perubahan tersebut pada Channel merah. Umumnya nilai kompensasinya merupakan median (nilai tengah) dari dua Channel sebelumnya, yaitu 204 dan 199 maka mediannya sekitar 202.
Klik pada titik Highlight lalu masukkan nilai 202 pada kotak input. Titik Highlight akan bergeser sesuai nilai dimasukkan. Warna foto akan kembali normal dengan tingkat terang yang lebih merata.

Klik OK untuk melihat hasil edit kita sejauh ini.

5. Mengedit Kontras Foto

Salah satu kelebihan utama Curves adalah kemampuannya untuk mengedit atau merubah tingkat terang hanya pada area yang kita inginkan. Pada foto ini kita hendak mengurangi kontras pada patung dimana terlihat perbedaan yang tegas antara gelap dan terang.
Klik dua kali Curves Adjustment Layer untuk membukanya. Lalu, sorot mouse pada foto, kursor akan berubah menjadi Eyedropper.

Tahan CTRL dan Klik pada area yang hendak kita ubah kontrasnya. Sebuah titik baru akan dibuat pada jendela Curves. Ini merupakan titik tingkat terang area yang kita klik.

Klik pada titik baru tersebut sambil menahan Shift lalu geser titik ke atas dengan mouse untuk mengurangi kontras.

Tips! Kita dapat membuat titik edit sebanyak mungkin dengan cara Klik + Ctrl pada area foto.

Tombol Auto pada Curves (Tambahan)

Auto Curves memiliki fungsi dan cara kerja yang Sama dengan Auto Levels, yaitu Photoshop akan secara otomatis memetakan warna tergelap pada gambar menjadi hitam dan warna paling terang menjadi putih. Namun terkadang Auto memang memberikan hasil yang tidak terduga.

Jika kita menggunakan tombol Auto inilah hasil yang kita dapat. 


Di sini terlihat perubahan yang dilakukan Auto seperti saat kita mengedit sampai Channel Blue pada langkah ke 3. Karena pada Channel Red tidak terdapat kurva yang terpotong maka Auto Curves tidak turut memperbaikinya. Sedangkan perubahan Channel Green dan Blue sebaiknya juga dikompensasi agar foto tampak lebih natural.
Berikut tampilan sebelum dan sesudah foto kita edit warna dan kontrasnya dengan bantuan Curves.


Mohon maaf kalau penjelasan kami di sini terasa panjang dan bertele-tele, hal ini karena kami tidak hanya ingin sekadar membagi ilmu “kulit” kepada mereka yang benar-benar ingin belajar Photoshop. Seperti yang telah kami buktikan sendiri, salah satu kelebihan yang didapat jika mempelajari Photoshop secara mendasar adalah, sesulit apapun masalah yang kita temui nanti, pasti dapat diselesaikan.

Demikian tutorial singkat tentang perintah Photoshop Curves. Semoga dapat memberikan kita pemahaman yang lebih baik tentang perintah ini dan semoga bermanfaat bagi kita semua.

Cara Perbaiki Warna Foto HP dengan Manual

Saat kita mengambil gambar terkadang sensor gambar pada kamera tertipu oleh warna objek yang difoto. Kondisi ini sering terjadi pada kamera low-end seperti yang terdapat pada perangkat handphone murah dari China (HP Cina).
HP murah, khususnya HP Cina umumnya memiliki kualitas kamera yang “apa adanya”. Kondisi yang paling sering terjadi adalah sensor kamera menghasilkan keseimbangan warna (Tone Balance) yang keliru.
Tutorial ini akan mengenalkan cara memperbaiki tone balance atau keseimbangan warna secara manual menggunakan perintah Color Balance.
Catatan! Panduan ini dibuat menggunakan Photoshop CS3. Penerapan untuk versi lainnya tidak jauh berbeda.
Tone balance sebenarnya hampir sama dengan white balance, namun penerapan tone balance lebih universal dibanding white balance. Kami pernah membahas white balance ini pada artikel cara memperbaiki white balance.
Tips! Anda dapat mencoba memperbaiki foto dalam tutorial ini dengan metode dari artikel tersebut.
Metode perbaikan manual ini membutuhkan naluri dan kemampuan mata kita dalam menganalisa keseimbangan warna (tone balance). Kemampuan ini memang harus rutin dilatih agar saat menghadapi permasalahan dengan warna foto, kita dapat dengan mudah merumuskan perubahan yang harus dilakukan.
Selain itu, kita juga dituntut memiliki pemahaman mana area Midtone, Shadow dan Highlight dari suatu gambar. Anda dapat membaca beberapa artikel tentang Levels dan Curves untuk mendapatkan gambaran tentang area ini.
Warning! Perbaikan Tone, khususnya untuk keperluan pencetakan, membutuhkan monitor yang telah dikalibrasi dengan baik sehingga menghasilkan warna yang sesuai.
Foto berikut merupakan contoh gambar yang dihasilkan oleh HP Cina, sebelum dan setelah perbaikan manual dengan Photoshop CS3.
Untuk bahan latihan dan perbandingan, file PSD tutorial dapat di download di sini.


Step by Step Memperbaiki Warna Foto HP Secara Manual

1. Analisa Masalah

Buka foto yang hendak di edit dan lakukan pre-analysis. Dari pengamatan mata telanjang saja kita dapat melihat tone balance yang tidak seimbang pada foto (lihat gambar di atas).
Secara umum warna midtone agak kebiruan (warna dominan), dan ini adalah sumber masalah utama dari tone balance. Area Shadow dan sedikit area Highlight pun turut “kebanjiran” tone biru ini sehingga membuat foto terlihat tidak natural.
Salah satu perintah Photoshop yang cukup handal untuk memperbaiki masalah ini adalah Color Balance. Diharapkan tutorial ini juga dapat memberikan gambaran kepada anda bagaimana kerja dan cara menggunakan Color Balance ini.

2. Menetralkan Warna secara Manual dengan Color Balance

Ketidakseimbangan warna umumnya terjadi pada area Midtone ke Shadow. Sedangkan area Highlight paling sedikit mengalami masalah. Jadi saat memperbaiki foto kita mulai dari area Midtone, lalu Shadow dan terakhir area Highlight.
Tambahkan Color Balance Adjustment Layer dengan cara pilih menu Layer » New Adjustment Layer » Color Balance.

Memperbaiki Warna (Tone) Area Midtone

Pastikan area midtone terpilih. Masalah utama pada foto ini adalah area midtone terlihat agak kebiruan, dan warna biru berada pada rentang warna Cyan hingga Blue.
Karena masalah terbesar berada pada warna biru, kita mulai perbaikan dari warna ini. Untuk langkah awal turunkan nilai Blue (warna dominan) yang sekaligus akan menaikkan nilai Yellow pada foto secara general. Geser slider ke kiri hingga menurut mata kita, warna biru sudah tidak dominan lagi.
Selanjutnya kurangi intensitas Cyan dengan menaikkan warna merah (Red) hingga area midtone terlihat kemerahan seluruhnya, atau warna objek pada foto yang seharusnya merah, terlihat merah.


Karena warna merah berada pada rentang Magenta hingga Red, warna kemerahan di atas akan kita kompensasi dengan menaikkan warna Green. Geser slider Magenta – Green ke arah kanan hingga warna merah terlihat kembali netral sekaligus menetral Midtone dari warna Green.


Tips! Kita juga dapat menaikkan warna Red dan Green secara bergantian hingga mendapatkan impresi warna midtone yang netral.

Perbaikan area midtone ini sudah cukup baik, namun perubahan ini sedikit banyak juga berpengaruh ke area Shadow dan Highligth. Kita akan memperbaiki ini pada langkah selanjutnya.

Memperbaiki Warna (Tone) Area Shadow

Pada bagian Tone Balance pindah ke area Shadow. Hasil perbaikan pada area Midtone sebelumnya membuat tone area Shadow terlihat agak kekuningan dengan sedikit warna hijau, kita atasi dengan menaikkan warna biru hingga warna kuning memudar dari area Shadow.


Perubahan ini akan membuat beberapa area Shadow terlihat biru kemerahan. Naikkan warna Green untuk mengompensasinya. Geser slider hingga area tergelap dari Shadow terlihat kehijauan.


Untuk menetralkan warna Green, naikkan sedikit warna Red hingga keseluruhan Tone area Shadow terlihat lebih netral.


Sejauh ini area Midtone dan Shadow telah kembali netral. Pada beberapa kasus terkadang perbaikan ini sudah cukup untuk memperbaiki Tone Balance. Namun pada foto ini kita akan sedikit memperbaiki area Highlight pada langkah selanjutnya.

Memperbaiki Warna (Tone) Area Highlight

Secara kasat mata, area Highlight tidak terlalu bermasalah. Ini konsisten dengan pernyataan kami sebelumnya bahwa tone jarang bermasalah pada area Highlight.

Area Highlight masih terlihat menyisakan sedikit warna biru terang (Cyan), kita naikkan Red sedikit saja hingga warna Cyan memudar.


Untuk mengompensasi naiknya Red Tone, naikkan juga nilai Green yang akan menetralkan area Highlight secara keseluruhan.


Walaupun seluruh langkah ini terlihat panjang, namun jika anda telah terbiasa, sebenarnya proses Tone Balance ini hanya membutuhkan waktu 1 – 3 menit.

Kami tidak mengatakan pada proses ini mudah dilakukan, namun dengan latihan serta naluri dan insting yang baik, pada akhirnya kita dapat melakukannya secara lebih efisien.

3. Memperbaiki Kontras

Setelah warna (Tone) foto netral, kita dapat melakukan perbaikan kontras. Pilih menu Layer » New Adjustment Layer » Levels. Karena kita hanya akan memperbaiki kontras, pada bagian mode ganti dengan Luminosity.


Berdasarkan histogram, kita hanya perlu menaikkan nilai Shadow untuk memperbaiki kontras. 
Catatan! Anda juga dapat langsung menggunakan tombol Auto untuk langkah ini. Auto Levels akan bekerja cukup baik karena Tone dari foto telah seimbang.


Tips! Jika setelah perbaikan kontras, anda merasa masih ada warna yang belum netral, lakukan edit terhadap Color Balance.

Sekali lagi, berikut perbandingan foto sebelum dan sesudah perbaikan. Dengan hasil ini, kita dapat melanjutkan edit foto sesuai imajinasi.


Demikian tutorial ini, semoga dapat memberikan gambaran tentang cara melakukan edit foto untuk memperbaiki warna atau tone menggunakan Color Balance.

Cara Memperbaiki Noise dari Foto HP

Mungkin di antara kita ada yang sering memotret dengan kamera HP dan foto yang dihasilkan penuh dengan noise. Noise ini dapat merusak penampilan foto kita. Kali ini kita akan belajar bersama cara terbaik memperbaiki atau menghilangkan noise dengan Photoshop.
Tutorial ini sangat mudah dilakukan, sehingga anda yang masih pemula sekalipun dapat belajar dengan cepat cara ini. Dengan teknik photoshop sederhana ini, kita dapat memperbaiki gambar dari kamera HP manapun dengan cepat dengan hasil yang cukup bagus.
Catatan! Tutorial ini dibuat dengan Photoshop CS5. Panduan ini sangat sederhana dan dapat diterapkan pada versi lainnya.
.
Seperti biasa, kami akan selalu berusaha menjelaskan secara detail alasan dibalik setiap langkah dalam tutorial agar kita semua dapat memiliki pemahaman yang lebih baik saat belajar photoshop untuk mengedit foto.

Pengertian Noise pada Foto atau Gambar Digital

Pada foto atau gambar digital, noise dapat diartikan sebagai objek gambar yang sebenarnya tidak ada namun turut terekam oleh sensor pengambil gambar. Noise ini umumnya berbentuk butiran halus dengan tingkat terang (luminosity/luma noise) dan warna yang acak (color noise).
Mungkin kita pernah melihat siaran televisi yang gambarnya terlihat kurang jelas dan penuh dengan bintik-bintik yang memenuhi layar. Bintik atau butiran tersebut adalah noise.
Dalam digital photography, noise dapat menambah nilai “seni” sebuah foto, sekaligus juga dapat merusak keindahannya.
Berikut tampilan zoom in before dan after tutorial menghaluskan noise ini.
Untuk perbandingan dan panduan, file PSD tutorial dapat di download di sini.


Step by Step Cara Menghaluskan Noise pada Foto HP

Di sini kita akan berusaha memperbaiki sebuah foto yang diambil menggunakan kamera HP low-end dengan dimensi gambar sangat rendah, yaitu 640 x 480 (kualitas VGA) dengan resolusi foto pada 72 dpi. Foto ini memiliki noise hampir pada seluruh bagiannya.

1. Analisa dan Perbaikan Awal

Pada bagian kanan atas foto terlihat over exposure sedangkan di bagian lain terlihat kurang kontras antara midtone dan shadow, warna foto juga tampak agak “cold” (dingin), akan kita perbaiki dengan Levels.
Tekan CTRL + J untuk membuat duplikat dari Layer Background.
Kita lakukan perbaikan awal foto dengan mengacu pada artikel cara memperbaiki foto dengan levels, agar foto tampak lebih terang dan warna keseluruhan terlihat lebih “warm” (hangat). Namun, perbaikan ini juga akan membuat noise pada foto tampak lebih jelas.
Noise biasanya muncul pada area midtone hingga shadow. Pada foto yang kita gunakan, noise memang muncul pada area tersebut dalam bentuk random luminosity/luma dan random color. Noise terlihat jelas pada pada bagian tembok, wajah dan pakaian. Pada tembok bagian bawah, noise bahkan muncul dalam bentuk scanline. Ini bisa terjadi karena kualitas sensor kamera yang rendah atau kurangnya cahaya (low light).
Noise ini akan kita haluskan sembari tetap mempertahankan area tajam atau detil dari foto. Namun sebelumnya, buat dulu 2 buah duplikat dari Layer 1.
Tekan CTRL + J sebanyak 2 kali. Lalu non aktifkan layer teratas (klik icon mata).

2. Membuat Mask untuk Area Tajam

Pindah ke Panel Channel (Channel Palette), pilih channel Red, klik pada Panel Menu lalu pilih Duplicate Channel. Dari jendela yang muncul tekan OK untuk membuat channel baru dengan nama Green Copy.
Catatan! Mask ini dibuat tanpa menggunakan brush atau tool apapun. Teknik yang hampir sama juga digunakan pada tutorial cara menghaluskan dan memutihkan wajah.
Kami memilih Green karena channel ini–bersama channel Red–paling banyak menyumbang informasi ketajaman foto. Di sisi lain, channel ini juga paling sedikit menyimpan informasi noise. Semakin sedikit informasi noise semakin baik mask kita nantinya.
Pilih Channel Green Copy, lalu pilih menu Filter » Stylize » Find Edges, lalu tekan CTRL + I untuk membalik warna.
Filter ini berfungsi untuk membuat outline dari sisi-sisi gambar pada foto. Hasil Find Edges menunjukkan rendahnya kualitas detil pada foto yang kita gunakan. Perhatikan detil pada mata yang tidak terbaca oleh filter.
Catatan! Dengan dasar gambar ini, area berwarna putih adalah area yang nanti kita pertahankan ketajamannya, sedangkan area hitam ada adalah area yang akan dihaluskan noisenya.
Area berwarna putih masih kurang lebar untuk dijadikan mask, kita lebarkan dengan filter Maximum. Pilih menu Filter » Other » Maximum.
Filter maximum berfungsi untuk melebarkan atau memperbesar piksel terang (midtone ke highlight). Di sini kami menggunakan radius 1 pixel. Jika dimensi dan resolusi foto anda lebih besar, gunakan nilai yang lebih tinggi.
Pada foto terlihat banyak bintik besar berwarna abu-abu (grey) yang sebagian besar merupakan noise. Kita perlu membuang sebanyak mungkin bintik-bintik ini.
Tekan CTRL + M untuk membuka jendela Curve. Geser handle Shadow (handle bagian bawah) ke kanan untuk membuang sebanyak mungkin bintik-bintik grey. Kemudian, geser handle Highlight ke kiri untuk menaikkan nilai Highlight dan semakin mempertegas sisi hitam dan putih.
Agar mask lebih rapi, haluskan sisi yang tegas dengan Blur. Pilih menu Filter » Blur » Gaussian Blur.
Di sini kami menggunakan nilai 1 pixel, sama nilai Filter Minimum. Kita hanya ingin sedikit menghaluskan sisi-sisi piksel.

3. Menghaluskan Luma dan Color Noise

Sekarang kita akan mulai proses untuk mereduksi noise pada foto ini. Kembali ke panel Layers lalu klik pada Layer 1 Copy.
Seperti yang yang disebutkan di atas, ada dua jenis noise dalam foto, yaitu berupa luma noise dan color noise. Kita akan memperbaiki keduanya satu persatu.

Menghaluskan Luma Noise

Pilih menu Filter » Noise » Reduce Noise.
Sekarang, pilih Menu Edit » Fade Reduce Noise (CTRL + SHIFT + F). Ganti Mode ke Luminosity, biarkan opacity tetap 100%, OK.
Fade dengan Mode Luminosity akan membuat perubahan dari filter Reduce Noise hanya mempengaruhi Luma Noise. Artinya, Color Noise tidak akan berubah.

Penjelasan Fungsi Setiap Slider pada Filter Reduce Noise

Strength

Nilai Strength menentukan berapa banyak noise yang hendak kita hilangkan, semakin tinggi nilainya, semakin banyak noise yang dibuang. Di sini, kita menggunakan nilai 10 untuk Strength karena ingin membuang sebanyak mungkin noise.

Preserve Detail

Nilai ini menentukan seberapa banyak detil foto yang hendak dipertahankan. Semakin tinggi detil foto asli, semakin rendah nilai Preserve Detail-nya. Karena foto tutorial ini memiliki detil rendah, kita gunakan nilai yang agak tinggi (15%). Detil pada foto terlihat berkurang drastis, namun detil ini akan kita recover pada langkah selanjutnya.

Reduce Color Noise

Slider ini menentukan berapa banyak color noise yang hendak kita buang. Pada tahap ini kita hanya ingin menghilangkan Luma noise, jadi nilai slider ini dibiarkan tetap 0.

Sharpen Detail

Pengaturan ini berfungsi menajamkan detil yang dipertahankan oleh Preserve Detail. Nilainya berbanding lurus dengan nilai Preserve Detail, yaitu semakin tinggi detil foto asli, semakin rendah nilai Sharpen Detail-nya. Kita hanya sedikit menajamkan detil dengan menggunakan nilai 15%. 

Menghaluskan Color Noise

Tekan tombol CTRL + ALT + F untuk membuka lagi filter Reduce Noise. Kali ini, pengaturan yang perlu di rubah hanya Reduce Color Noise.

Mata manusia lebih sensitif terhadap warna sehingga kita harus membuang sebanyak mungkin Color Noise ini. Naikkan slider Reduce Color Noise perlahan sampai terlihat semua Color Noise menghilang. Percayakan kemampuan mata anda dalam melihat perubahan di layar, karena semua foto adalah unik.

Tips! Reduksi Color Noise dapat membuat warna terlihat lebih pucat. Anda dapat memperbaiki ini dengan Hue & Saturation. Saat ini kami tidak menjelaskan caranya, karena di sini kita fokus dulu pada masalah noise
Berikut perbandingan noise pada foto sampai tahap ini.

Di sini terlihat noise telah berkurang drastis, baik Luma Noise maupun Color Noise. Namun area tajam (detil) pada foto juga turut hilang, akan kita kembalikan area tajam tersebut pada langkah selanjutnya.

4. Mengembalikan Area Tajam (Detil)

Pada langkah ini kita akan mengembalikan area tajam dengan mask yang telah dibuat pada langkah 2. Pilih layer teratas (Layer 1 copy 2) lalu klik icon mata untuk mengaktifkannya.

Pilih menu Select » Load Selection. Ganti Channel ke Green Copy, lalu klik OK.

Buat mask untuk layer ini dengan menekan tombol Add Layer Mask.

Mask ini akan mengembalikan area tajam (detil) pada foto.
Tips! Jika detil yang direcover terasa masih kurang, anda dapat menggunakan brush untuk mengembalikan beberapa detil penting secara manual, seperti detil di daerah mata, hidung dan mulut. Caranya dapat dilihat pada artikel cara mengganti background foto.

Berikut perbandingan hasil edit foto untuk membuang noise kali ini. Dengan dasar ini, kita dapat melanjutkan memperbaiki foto sesuai imajinasi.

Demikian tutorial ini, kita telah belajar bersama cara mereduksi atau mengurangi noise foto secara benar tanpa merusak detil yang seharusnya tetap ada pada foto. Dengan teknik ini tentunya kita dapat menggunakannya untuk berbagai keperluannya lainnya.

Terima kasih telah membaca, semoga artikel ini bermanfaat bagi kita bersama.
PPC Iklan Blogger Indonesia
SILAHKAN KUNJUNGI IKLAN DIATAS INI